Tuesday, 24 March 2015

Miris, Bangunan Lapuk Timpa Perpustakaan SDN 1 Mekarharja

Bangunan tua bekas rumah makan di dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kec. Purwaharja, atau tepatnya di perbatasan Jabar-Jateng, ambruk dan menimpa atap SDN 1 Mekarharja. Foto: Hermanto/HR

Bangunan lapuk bekas rumah makan ambruk, menimpa ruang perpustakaan dan gudang SDN 1 Mekarharja, Sabtu, (14/03/2015). Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa atau terluka dari siswa-siswi sekolah tersebut.

Seluruh bangunan bekas rumah itu ambruk tak tersisa, semuanya hancur menjadi puing-puing. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIB, dan penyebab ambruknya bangunan karena kontruksi bangunan sudah lapuk.

Pihak sekolah sebelumnya telah memberitahukan pemilik bangunan mengenai bangunannya yang sudah mau ambruk.

“Sudah beberapa kali saya memberitahukannya, karena takut ambruk dan menimpa sekolah, terutama kalau anak-anak menjadi korban. Dan sekarang sudah ambruk dan menimpa sekolah, Alhamdulillah tidak ada korban,” ucap Enjen Nurjaman, Kepala SDN 1 Mekarharja, kepada HR online, Sabtu, (14/03/2015).

Selain ancaman ambruk, lanjut Enjen, bangunan tak terpakai itu menjadi sarang burung. Akibatnya, acap kali bau tidak sedap kotoran sering mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Atas tertimpanya atap perpustakaan dan gudang, SDN 1 Mekarharja mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta, dan meminta pemilik bangunan untuk melakukan penggantian. (Hermanto/R1/HR-Online)

Sumber: HARAPAN RAKYAT

Monday, 23 March 2015

Akrabkan Siswa dengan Perpustakaan

Pembelajaran di perpustakaan dapat menjadikan siswa semakin akrab dengan perpustakaan.

KUDUS – Waktu luang selepas ulangan tengah semester (UTS) digunakan SDN 3 Wergu Wetan untuk mengakrabkan siswa dengan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus (Perpusarda) kemarin. Sekitar 40 anak dari kelas satu dan dua berkunjung ke perpustakaan.

Salah seorang guru pendamping Inka Maulida mengatakan, kunjungan ini untuk mengisi waktu kosong. Menurutnya, saatnya siswa refreshing sekaligus belajar di luar kelas.

“Ini kali pertama kami datang ke perpustakaan. Selain menghilangkan penat, ini sebagai langkah mengakrabkan siswa kami terhadap perpustakaan,” terangnya kemarin.

Dia menerangkan, selama satu jam berkunjung ke perpustakaan anak-anak mendapat pelajaran berarti. Di antaranya, belajar angklung, kenal berbagai alat peraga, dan tahu berbagai buku.

Salah seorang siswa kelas dua, Manda mengatakan, bisa belajar angklung. Dia juga mendapat pembelajaran karakter setelah melihat video. “Di video tersebut saya belajar sikap sopan dan berani,” ujarnya.

Sedangkan Staf Otomasi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus Pujo Nugroho mengatakan, selama ini orang berkunjung ke perpustakaan masih minim. “Setelah Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah dipindah di Wergu Wetan, pengunjung yang datang tidak banyak. Hal ini disebabkan letak perpustakaan kurang strategis,” ucapnya.

Terpisah, sekolah harus menjadi salah satu pusat pembudayaan dalam menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan membaca. Seperti di SMPN 5 Kudus yang mencanangkan melek baca untuk siswanya.

“Siswa harus dibiasakan membaca karena dapat mewujudkan proses belajar dan membentuk siswa aktif. Caranya dengan rutin mengadakan wajib membaca,” ujar Kepala SMPN 5 Kudus Abdul Rochim kemarin

Menurutnya, saat ini dia sudah mencanangkan program wajib membaca setiap Rabu. “Siswa boleh membawa buku apa saja, mulai dari buku pengetahuan hingga buku komik. Meskipun membawa buku apa saja, sebelum jam membaca setiap guru pengampu menyeleksi buku itu terlebih dahulu,” jelasnya. (zal/put/ris)

Sumber: RADAR PEKALONGAN ONLINE

Sambil Menunggu Pembagian Doorprize, Dua Anak SD Ini Memilih Baca Buku

Sejumlah anak-anak dan orang dewasa sedang membaca dan memilih buku di mobil perpustakaan keliling milik Perpustakaan Kalbar saat di gelarnya Jalan Sehat Tribun pontianak.

Di sela-sela dihelatnya Jalan Sehat Tribun Pontianak bersama REI Kalimantan Barat pada Minggu (22/3/2015) di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, sejumlah masyarakat manfaatkan membaca buku di mobil Perpustakaan keliling milik Perpustakaan Provinsi Kalbar.

Seperti yang dilakukan oleh Mela dan Melva kedua siswi SD Negeri kota Pontianak yang memilih membaca buku cerita yang bertemakan ilmu pengetahuan umum‎, seraya menunggu pengumuman undian berhadiah dari jalan sehat.

"Baca buku cerita tentang sejarah, tadi sempat baca buku tentang IPA,"kata Mela siswi kelas V SDN 12 Pontianak ini

Hal senada buku yang dibaca oleh Melva siswi Kelas VI SDN 16 Pontianak yang‎ juga membaca buku-buku bertema pelajaran sekolah.

Ia menuturkan alasannya membaca buku pelajaran, karena tak lama lagi ujian sekolah, selain itu dirinya pun memang gemar membaca buku, terlebih buku cerita.

Hadirnya mobil perpustakaan keliling di saat kegiatan‎ ini di sambut baik oleh para orangtua, karena hal yang positif dan menjadi pilihan alternatif di saat hari liburan.

"Kalau bisa mobil perpustakaannya yang besar dan koleksi buku di tambah,"kata gusti Veri warga Danau Sentarum

Dia pun menyarankan mobil internet milik pemerintah juga dapat turun, karena tidak menutup kemungkinan kalau ada warga yang juga bisa memanfaatkannya.

Sumber: TRIBUN PONTIANAK

Wednesday, 18 March 2015

Berbagai Model Rak Unik dan Menarik

Rak Model Pohon Bercabang
Sahabat Dunia Perpustakaan Sekolah, kali ini kita akan melihat berbagai macam model rak yang unik dan menarik yang bisa diterapkan di perpustakaan sekolah kita. Tentu saja, dengan adanya rak-rak unik ini di perpustakaan kita, diharapkan dan pastinya akan menari pemustaka, yaitu siswa-siswi kita untuk datang ke perpustakaan.

Bagaimana bentuk rak-rak unik ini...? Berikut kami sajikan...

Sunday, 15 March 2015

Peran Penting Kepala Sekolah, Pustakawan, Guru, dan Orang Tua Siswa dalam Memajukan Perpustakaan Sekolah

Para siswi ini merasa nyaman belajar di perpustakaan. (dps)
Peran Kepala Sekolah

Dalam sebuah birokrasi atau struktur apapun yang di dalamnya memiliki pimpinan, maka peran dari seorang pemimpin sangatlah penting. Perpustakaan Sekolah sebagai bagian terpenting dari sekolah untuk menopang Sumber Daya Manusia (SDM) para siswa, guru, dan karyawan juga sangat membutuhkan peran penting dari Kepala Sekolah.

Begitu penting peran dari Kepala Sekolah untuk memajukan tidaknya perpustakaan sekolah, maka tidak berlebihan ketika ada pihak yang menyebut bahwa, untuk melihat baik tidaknya perpustakaan sekolah cukup lihat saja bagaimana kebijakan dan sikap dari Kepala Sekolah terhadap keberadaan Perpustakaan Sekolah tersebut.

Peran dan Kompetensi Pustakawan Sekolah

Seorang pustakawan sedang memberikan bimbingan kepada pemustaka.
Sahabat, pada kesempatan kali ini Dunia Perpustakaan sekolah akan membahas mengenai peran dan kompetensi Pustakawan. Pustakawan sekolah adalah orang, yang bertugas mengelola dan menjalankan fungsi perpustakaan sekolah sesuai aspek dan kaidah yang berlaku. Perpustakaan sekolah merupakan tempat rekreasi ilmiah dan sumber belajar yang berada pada lembaga pendidikan formal maupun non formal di lingkungan pendidikan dasar dan menengah, yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan mencerdaskan anak bangsa.