Friday, 13 February 2015

Sekolah Wajib Sisihkan 5 Persen untuk Perpustakaan

Salah satu contoh desain perpustakaan sekolah (koleksi pribadi).

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Deputi Bidang Pemberdayaan Perpustakaan Nasional, Woro Salikin mengatakan, semua sekolah di Indonesia baik negeri maupun swasta wajib menyisihkan 5 persen dari anggarannya untuk perpustakaan. 5 persen ini baik dari belanja operasional atau belanja barang di luar belanja pegawai.

"Itu sudah diatur dalam Undang-undang no 43 tahun 2007 pasal 23 , hanya saja Peraturan Pemerintahnya belum keluar," ujarnya saat ditemui usai berbicara dalam peer learning meeting Impact dan advokasi untuk pengembangan perpustakaan yang berkelanjutan di Yogyakarta, Selasa (28/1).

Lima Persen dari Anggaran Sekolah untuk Perpustakaan


Guru dan siswa sedang melakukan kegiatan pembelajaran di Perpustakaan SMP IT Abu Bakar Yogyakarta (koleksi pribadi).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Deputi Bidang Pemberdayaan Perpustakaan Nasional, Woro Salikin mengatakan, semua sekolah di Indonesia baik negeri maupun swasta wajib menyisihkan 5 persen dari anggarannya untuk perpustakaan. Sekitar 5 persen ini baik dari belanja operasional atau belanja barang di luar belanja pegawai.

"Itu sudah diatur dalam Undang-undang no 43 tahun 2007 pasal 23 , hanya saja Peraturan Pemerintahnya belum keluar," ujarnya saat ditemui usai berbicara dalam peer learning meeting Impact dan advokasi untuk pengembangan perpustakaan yang berkelanjutan di Yogyakarta, Selasa (28/1).

Peranan Perpustakaan Sekolah Penting bagi Pendidikan

Pelatihan kepustakawanan bagi siswa, adalah satu kegiatan yang bisa dilakukan di sebuah perpustakaan sekolah (koleksi pribadi).



MEDAN (Berita): Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kisaran terpilih sebagai Perpustakaan SLTA terbaik Sumatera Utara tahun 2014, diikuti oelh juara terbaik kedua Perpustakaan SMA Negeri 1 Medan Deras, dan juara terbaik tiga SMA Negeri 1 Angkola Barat.

“Saya patut mengapresiasi kepada pihak perpustakaan sekolah dalam memberdayakan perpustakaan sesuai dengan semangat dan tuntutan kurikulum 2013 sehingga memenangkan Lomba Perpustakaan SLTA 2014 se Sumatera Utara,” kata Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi Sumatera Utara Hasangapan Tambunan SPd MSi, kemarin di kantor Jalan Brigjen Katamso Medan.

Si Jago Merah Lalap Perpustakaan Sekolah Alam Indonesia

Api melalap perpustakaan Sekolah Alam Indonesia, Jl Meruyung, Pancoran Mas, Depok, Selasa (23/9/2014).


DEPOK, KOMPAS.com
- Kebakaran melanda Sekolah Alam Indonesia yang terletak di Jalan Raya Meruyung, Pancoran Mas, Depok, Selasa (23/9/2014). Api menghanguskan perpustakaan sekolah tersebut.

"Saat kejadian, yang pasti ada penjaga kami di lokasi. Belum diketahui penyebabnya apa. Saat ini, api sudah padam," kata Firdaus, salah seorang petugas administrasi sekolah, saat dihubungi Kompas.com, Selasa menjelang tengah malam.

Perpustakaan Sekolah Miskin Buku Sastra Indonesia


CIAMIS, FOKUSJabar.com: Pakar Kepustakaan Literasi Indonesia Suherman menyebut bahwa saat ini perpustakaan sekolah masih miskin koleksi buku-buku sastra. Berbeda dengan dulu, di mana buku sastra Indonesia menjadi letrasi baca yang ‘dicekoki’ kepada siswa.

Safari Gemar Membaca, yang digelar Balai Perpustakaan dan Arsip Daerah (Bapusipda) Jawa Barat, di Kantor Perpustkaan dan Arsip Daerah Kab. Ciamis (Foto: Deni Hamdani)

"Saat ini buku sastra Indonesia menjadi bahan baca yang sangat minim di sekolah. Padahal bacaan sastra ini bisa memancing ketertarikan dan memicu minat baca siswa." jelas Herman dalam Safari Gerakan Membaca di Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Ciamis, Senin (15/12/2014).

Thursday, 12 February 2015

Meningkatkan Minat Baca ala Sekolah Australia

Budaya membaca menjadi salah satu sebab negara seperti Jepang, Amerika atau Australia menghasilkan berbagai inovasi. Berikut pengalaman Pratiwi Retnaningdyah, seorang mahasiswa PhD di University of Melbourne, mengenai pembentukan kebiasaan membaca itu dikembangkan di sekolah di Australia.

Saat ini saya sedang menempuh studi di University of Melbourne tentang literasi, dan juga karena keingintahuan saya tentang bagaimana program literasi berjalan di tingkat pendidikan dasar, akhirnya saya berupaya mencatat setiap detil agenda sekolah anak-anak saya dan membagikan kisah lewat tulisan ini.